Pokok- Pokok Program

BP Pemuda GMIT MB 2004 – 2008

Penyusunan Pokok-Pokok Program Pemuda GMIT didasari pandangan bahwa pemuda harus terlibat aktif dalam upaya mewujudkan Jemaat Misioner pada tahun 2011 sebagaimana diamanatkan Rencana Induk Pelayanan (RIP) GMIT 1991 – 2010. Dalam aras sinodal akan dirumuskan berbagai kebijakan pelayanan yang bersifat menuntun, membimbing dan mengarahkan pemuda jemaat dalam merumuskan berbagai program pelayanannya. Tujuan dalam perumusan aras sinodal ini agar BP Pemuda GMIT dan BP Pemuda jemaat-jemaat se-GMIT sebagai sebuah paguyuban eksodus dan teman seperjalanan bergerak bersama dan seirama menuju sasaran yang sama sebagaimana dirumuskan dalam Visi dan Misi GMIT. Sedangkan tujuan perumusan kebijakan pelayanan pemuda aras jemaat yakni mengembangkan kebijakan aras sinodal yang didasarkan pada keragaman kondisi dan potensi yang dimiliki oleh pemuda jemaat di tingkat basis.

Dengan mempertimbangkan aspek-aspek utama dalam kehidupan pemuda GMIT maka Titik Berat Pencapaian Program dibagi atas 2 tahap yakni Tahap Awal (2004-2005) dan Tahap Lanjut (2006-2008). Dengan memperhatikan bentuk-bentuk kegiatannya maka Tahap Awal ini dapat disebutkan dengan periode kegiatan pemuda yang berhubungan dengan program pelayanan ke dalam. Model pelayanan yang dikembangkan dalam tahap ini lazim dikenal dengan Model Persekutuan, yang meliputi Penataan Organisasi, Pembinaan Pemuda Gereja dan Penataan Komunikasi dan Jejaring Pemuda. Sedangkan Tahap Lanjutan disebutkan sebagai periode kegiatan pemuda yang berisikan program pelayanan ke luar. Model pelayanan yang biasa digunakan dalam tahap ini adalah Model Diakonos. Dalam model ini pemuda GMIT dilihat sebagai hamba yang melayani umat manusia dan membongkar praktek-praktek dehumanisasi secara terus menerus menuju ke masa depan umat manusia yang bebas dan adil. Dalam rangka misi itu pemuda GMIT bisa mengembangkan aksi/partisipasi sosial, politik, ekonomi, dalam rangka transformasi dunia ini sebagai antisipasi terhadap pemberlakuan kerajaan Allah di dunia ini. Peran pemuda GMIT seperti dimungkinkan lewat keterlibatannya dalam berbagai bidang kehidupan di dunia.

1. KOINONIA; Fokus Program pada peningkatan mutu relasi persekutuan didalam GMIT sebagai umat keluaran di semua aras termasuk masyarakat. Kegiatannya meliputi :

a) Meningkatkan mutu persekutuan dalam jemaat untuk meninggalkan nilai primordial dng sub kegiatan : Memperluas jangkauan pelayanan terhadap pemuda yang selama ini kurang tersentuh oleh pelayanan gereja, Mengintensifkan konsolidasi antar pengurus pemuda dgn majelis jemaat, di antara sesama pengurus dan anggota, dan Menggalang kebersamaan pemuda dalam kegiatan pelayanan pemuda pada semua aras pelayanan.

b) Meningkatkan mutu persekutuan antar jemaat utk meninggalkan egosentrisme jemaat dng sub kegiatan : Melaksanakan kunjungan keesaan ke jemaat lain, Melaksanakan ibadat gabungan, Mengembangkan kemitraan jemaat kota – desa, Melaksanakan aksi sosial bersama, dan Mengupayakan program bersama antar pemuda jemaat, termasuk upaya menekan tingkat kriminalitas pemuda

c) Meningkatkan palayanan pastoral dng sub kegiatan : mengadakan pendampingan dan konseling bagi pemuda.

d) Meningkatkan pelayanan informasi dan komunikasi dng sub kegiatan : Memperkuat jejaring di antara pemuda GMIT, Memperkuat jejaring antar pemuda GMIT dengan, wadah oikumenis pemuda baik di tingkat lokal, regional, nasioanl dan internasional. Memperkuat jejaring dengan lembaga-lembaga kristen, OKP kristen dan non Kristen, Meningkatkan kerjasama dengan media massa yang ada dan mengadakan/ mengupayakan media informasi pemuda GMIT

2. MARTURIA; Fokus Program pada Meningkatkan pemahaman dan penghayatan jemaat tentang fungsinya sebagai umat keluaran dan surat Kristus kepada masyarakat dan dunia. Kegiatannya meliputi :

a) Pendidikan/pembinaan warga guna menumbuhkan pemahaman dan kesadaran sebagai umat keluaran dan surat Kristus dengan sub kegiatan : Melaksanakan pembinaan pemuda berdasarkan suatu pola pembinaan yang terarah, terencana & sistematis dan Melengkapi pemuda dengan literatur penunjang pelayanan.

b) Memperlengkapi pemimpin GMIT untuk berperan sebagai abdi kebenaran dalam menyampaikan suara kenabian, dengan sub kegiatan : Memperlengkapi pemuda dengan isu-isu teologis dan sosial kemasyarakatan dan Merintis/berpartisipasi dalam perjuangan bersama untuk menegakkan kebenaran, keadilan, hak orang tertindas, dll

3. LITURGIA; Fokus Program pada :

3.1 Meningkatkan mutu pemahaman dan penghayatan tentang makna ibadah sbg perjumpaan, penyembahan dan pelayanan kpd Allah & tuntutan bagi para pejabat & warga jemaat dalam melaksanakan panggilan utk melayani Tuhan & sesama dalam masyarakat. Kegiatannya meliputi :

a) Menentukan jenis dan bentuk ibadah dengan liturginya sesuai dengan kebutuhan jemaat dengan sub kegiatan Melaksanakan ibadat pemuda dengan metode kreatif dan Melaksanakan kebaktian/ibadat khusus.

b) Meningkatkan mutu khotbah, renungan dan penelaahan Alkitab dengan sub kegiatan Melaksanakan studi-studi Alkitab dan mengadakan buku-buku penuntun renungan.

c) Memperlengkapi pelayan liturgi guna meningkatkan mutu pujian dalam ibadah jemaat dengan sub kegiatan : Memanfaatkan alat-alat musik tradisional (sasando, gong, tambur, dll) dalam ibadah dan Membentuk dan memberdayakankelompok-kelompok kreatif seperti PS/VG, teater, dll

d) Menghimpun dan membukukan lagu pujian jemaat dengan sub kegiatan : Menyiapkan buku lagu-lagu pujian bernuansa pemuda, yang dihimpun dari berbagai sumber (KJ, kaset, lagu daerah, dll) dan sesuai dengan teologi GMIT

3.2 Mencari bentuk-bentuk ibadah yang menggunakan liturgi kontekstual. Kegiatannya meliputi :

Menyusun liturgi kontekstual menurut budaya jemaat dengan sub kegiatan Menyusun liturgi ibadah pemuda berdasarkan konteks kehidupan pemuda

4. DIAKONIA; Fokus program pemuda : Meningkatkan pelayanan diakonia dlm rangka pengembangan jemaat & masyarakat menuju kehidupan yang adil dan sejahtera. Kegiatannya :

a) Mengadakan pendidikan dan latihan yang bermutu dalam rangka mempersiapkan dan memberdayakan SDM yang relevan dengan kebutuhan pembangunan jemaat dan masyarakat dengan sub kegiatan Mengupayakan kerjasama dengan berbagai pihak untuk penyuluhan dan pelatihan ketrampilan bagi pemuda

b) Menyelenggarakan usaha utk membantu warga gereja dan masyarakat ekonomi lemah dengan sub kegiatan Mendorong terbentuknya kelompok-kelompok usaha produktif di kalangan pemuda dan Mengupayakan modal/kredit lunak bagi usaha-usaha produktif yang dikelola pemuda.

c) Menyelenggarakan pendidikan demokrasi, hukum, politik & budaya dengan sub kegiatan : Melaksanakan diskusi/seminar tentang tema-tema tsb dan proaktif dalam mengusahakan dan mengembangkan demokrasi, hukum, budaya dll dalam masyakarat.

d) Menumbuhkan dan mengembangkan budaya kesetaraan dan keseimbangan gender dengan sub kegiatan : Mengembangkan paham kemitraan antara laki-laki dan perempuan dalam organisasi pemuda, gereja & masyarakat.

5. OIKONOMIA; Fokus program pemuda:

a) Pembangunan struktur organisasi GMIT pd semua aras yg memberi ruang bagi warga dlm mengembangkan dan meng gunakan talentanya utk pelayanan ber bagai bidang kehidupan dalam gereja. Kegiatan meliputi : Penyempurnaan & pembentukan organisasi dan administrasi GMIT guna mendukung kelancaran tugas/panggilannya sebagai umat keluaran, dengan sub kegiatan : Mendorong pembentukan BP Pemuda di semua aras pelayanan dan mengupayakan aturan-aturan organisasi untuk melancarkan pelayanan BP Pemuda

b) Pembentukan institusi penelitian dan pengembangan gereja sebagai salah satu fungsi utama manajemen GMIT. Kegiatannya meliputi : Membuat data dasar pelayanan pada aras jemaat, klasis, sinode dan sub kegiatan Melakukan inventarisasi keragaman dan potensi pemuda

c) Pemeliharaan alam secara berkelanjutan kegiatannya meliputi Meningkatkan kegiatan konservasi sumber daya alam termasuk hutan, tanah dan sumber air, melalui terasering, pencegahan erosi, jebakan air, dll, dengan sub kegiatan : Mengusahakan dan memanfaatkan pekarangan, Mengusahakan dan memanfaatkan tanah-tanah gereja, Mengusahakan dan memanfaatkan lahan tidur dan Mengusahakan dan memanfaatkan kekayaan laut.

Iklan